Kamis, 30 Agustus 2012

Hymne ITS

Almamaterku yang kucinta
ibu yang luhur ITS tetap membara semangatmu,
cita-citamu tak kendur Sepuluh November Empat Lima
mendorong menjiwaimu melangkah ke arah tujuan dengan tekadmu yang teguh
Membina bangsa atas dasar Pancasila dan Undang-Undang Dasar Empat Lima,
landasan juangmu
Almamaterku yang kucinta,
ibu yang luhur ITS
amatlah kokoh gemblenganmu membina putra-putrimu
Menuntut teknologi yang canggih
berbudi agung dan cerdas menuju kesejahteraan bangsa dan umat manusia
Almamaterku
kan kuturut bimbinganmu jadi pejuang yang takkan kenal letih,
membangun negeri
Hidup ITS, Hidup ITS
Almamaterku Jaya!

Tahun 2013 S-2 Teknik, MIPA & Pertanian gratis !

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menggratiskan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) terhadap mahasiswa pascasarjana di perguruan tinggi negeri (PTN).
Rencananya, ide besar itu akan mulai dilaksanakan pada 2013 mendatang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, kebijakan itu sengaja dilakukan untuk mendongkrak minat dan jumlah mahasiswa lulusan S-1 agar melanjutkan studinya ke program pascasarjana.
"Jumlah mahasiswa bergelar master masih sangat sedikit, itulah kenapa akan kita dorong pendidikan pascasarjana agar gratis SPP-nya," kata Nuh, saat ditemui di kediamannya, Kamis (17/5/2012), di Jakarta.
Dijelaskan olehnya, tahun 2013 mendatang bebas biaya SPP pada program pascasarjana akan diterapkan di beberapa program studi tertentu, yakni teknik, sains, dan pertanian.
Sebab, menurutnya, ketiga program studi tersebut merupakan program studi yang tingkat kebutuhannya sangat tinggi dan mendesak.
Ia membeberkan, saat ini jumlah lulusan pascasarjana untuk program studi sains, misalnya, hanya sekitar 3 persen dari target yang harus dicapai, yakni 10 persen.
Sama halnya dengan bidang pertanian yang hanya menyentuh angka 3,5 persen dari target yang diperlukan, yakni 8 sampai 10 persen. Kekurangan lulusan pascasarjana juga terjadi di program studi teknik.
Saat ini baru mencapai sekitar 11 persen, padahal target yang diperlukan mencapai 20 sampai 30 persen. "Nantinya, lulusan pascasarjana, khususnya dari ketiga bidang tersebut harus mencapai 50 persen dari total populasi mahasiswa Indonesia. Namun, hasilnya saya pikir baru akan tampak pada 15 tahun mendatang," ujarnya.

Kawan yang kelam





Jauh sudah ku melangkah sendiri
Tanpa kau yang tak disisiku lagi
Wahai kau kawan sejati
Kini kau tlah pergi

Hanya karena sang dambaan hati
Hingga kau sibuk sendiri
Menjalani Hari-hari
Yang tak kenal lelah ini

Ku sungguh kehilangan
Sosok yang kubanggakan
Tuk meraih masa depan
Dengan penuh harapan

Tanpamu...
Ku hanyalah abu
Dengan sejuta rindu
Kau kembali seperti dulu

Ku hanya menatap
Dengan penuh harap
Kau kan tetap
Tak berubah dan tak lenyap


© 2010
Created by :
Ferdika Setiawan
Bangsa One C lass
(Bravo Eleven Sains One Class )